TRAUMA AND THE MEANING OF LIFE FOR THE CHARACTER AKAZA IN THE MOVIE DEMON SLAYER: INFINITY CASTLE
DOI:
https://doi.org/10.23917/humaniora.v27i1.13970Keywords:
Film, Akaza, Viktor, Eksistensial, TraumaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis trauma dan pencarian makna hidup tokoh Akaza dalam film “Demon Slayer: Infinity Castle” melalui perspektif psikologi eksistensial Viktor E. Frankl. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif-interpretatif terhadap adegan-adegan film dan tinjauan pustaka terkait logoterapi, trauma, dan dinamika tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma berulang yang dialami Akaza membentuk penderitaan eksistensial yang menjerumuskannya ke dalam ketidakbermaknaan dan pseudo-makna berupa obsesi terhadap kekuasaan. Namun, kilas balik kepada tokoh-tokoh penting membawa kembali nilai-nilai cinta dan tanggung jawab, yang mendorong pilihan sikap eksistensial positif hingga tercapai transendensi-diri. Penelitian ini memperluas penerapan logoterapi pada tokoh-tokoh antagonis dan menunjukkan bahwa media populer dapat merepresentasikan dinamika eksistensial secara kompleks. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan studi psikologi tokoh dalam film dan memperkuat potensi narasi fiksi sebagai media pendidikan psikologis dan reflektif.
Downloads
Downloads
Submitted
Accepted
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Laylatul Mukharohmah, Anas Ahmadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








