Potensi Senyawa Antibakteri Daging Buah dan Kulit Nanas Sebagai Hand Sanitizer Alami: Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.23917/saintek.v1i1.553Keywords:
Antibakteri, Daging Buah, Kulit Nanas, Fitokimia, Hand Sanitizer AlamiAbstract
Penggunaan hand sanitizer untuk menjaga kebersihan tangan sangat penting untuk menghindari berbagai penyakit akibat infeksi oleh bakteri pathogen. Sediaan hand sanitizer seperti alkohol dan triklosan sangat berbahaya jika digunakan secara terus-menerus. Buah dan kulit nanas memiliki senyawa antibakteri yang dapat dijadikan sebagai sediaan hand sanitizer. Tujuan dari literature review ini adalah untuk mengetahui potensi senyawa antibakteri daging buah dan kulit nanas sebagai hand sanitizer alami. Metode studi literatur ini dibuat dengan menganalisis artikel-artikel hasil penelitian yang dipublikasi pada tahun 2016 sampai 2020. Data didapat dengan menggunakan kata kunci pada beberapa search engine Google Scholar, PubMed, dan Garuda. Hasil studi literatur ini didapatkan sebanyak 14 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil analisis review artikel menunjukkan bahwa buah dan kulit nanas memiliki senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, tannin, alkaloid, steroid dan terpenoid serta bromelain sebagai zat antimikroba. Ekstrak buah dan kulit nanas dapat menghambat pertumbuhan bakteri gram positif dan gram negatif yaitu, Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Salmonella thypii, Xanthomonus, Bacillus subtilis, Azotobacter, Pseudomonas, Klebsiella, Pseudomonas aeruginosa, Vibrio cholera dan K. pneumoniae. Kesimpulan menunjukkan bahwa kulit nanas lebih potensial dijadikan sebagai sediaan sediaan hand sanitizer alami dibandingkan dengan daging buahnya karena memiliki senyawa antibakteri yang kuat terhadap bakteri pathogen dan memiliki pH yang baik untuk kulit.
Downloads
References
Farhadi, F., Khameneh, B., Iranshahi, M., & Iranshahy, M. (2018). Antibacterial activity of flavonoids and their structure–activity relationship: An update review. Phytotherapy Research, 33(1), 13–40.
Gunwantrao, B. B., Bhausaheb, S. K., Ramrao, B. S., & Subhash, K. S. (2016). Antimicrobial Activity and Phytochemical Analysis of Orange (Citrus aurantium L.) and Pineapple (Ananas comosus (L.) Merr.) Peels Extract. Annals of Phytomedicine, 5(2), 156–160.
Laia, H. C. G., Yusliana., Daeli, P. J., Sarwendah., & Chiuman, L. (2019). Uji antibakteri perasan daging buah nanas (Ananas comosus (L.) Merr) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 15(2), 170–177.
Leonardy, C., Nurmainah., & Riza, H. (2019). Karakterisasi dan Skrining Fitokimia Infusa Kulit Buah Nanas. Jurnal Farmasi Kalbar, 4(1), 1–15.
Lestari, G., & Fitri, R. D. (2019). Uji Daya Hambat Ekstrak Buah Nanas (Ananas comosus L.) terhadap Bakteri Escherichia coli. Jurnal Ilmiah Farmacy, 6(1), 57–65.
Loon, Y. K., Satari, M. H., & Dewi, W. (2018). Antibacterial Effect of Pineapple (Ananas comosus).
Lubaina, A. S., Renjith, P. R., & Kumar, P. (2019). Antibacterial potential of different extracts of pineapple peel against gram-positive and gram-negative bacterial strains. Asian Journal of Pharmacy and Pharmacology, 5(S1), 66–70.
Lubis, A. W., & Maulina, J. (2020). Pemanfaatan Ekstrak Kulit Nanas (Ananas comosus L.) Dalam Pembuatan Hand Wash Sebagai Antibakteri. BEST Journal, 3(1), 70–75.
Nofita, H., Mugiyanti, E., & Agustiningrum, W. (2018). Uji Antibakteri Formula Sediaan Mouthwash Ekstrak Kulit Buah Nanas (Ananas comosus L. Merr) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Journal of Current Pharmaceutical Sciences, 2(1), 97–103.
Olaniyan, L. W. B., Mkwetshana, N., & Okoh, A. I. (2016). Triclosan in Water, Implications for Human and Environmental Health. Springer Plus, 5(1639), 10–11.
Poadang, S., Yongvanich, N., & Phongtongpasuk, S. (2017). Synthesis, Characterization, and Antibacterial Properties of Silver Nanoparticles Prepared from Aqueous Peel Extract of Pineapple, Ananas comosus. CMU Journal of Natural Science, 16(2).
Punbasayakul, N., Samart, K., & Sudmee, W. (2018). Antimicrobial Activity of Pineapple Peel Extract. Proceeding of Innovation of Functional Foods in Asia Conference; 24 April 2018; Phayao, Thailand. Thailand: IFFA.
Reiza, I. A., Rijai, L., & Mahmudah, F. (2019). Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Kulit Nanas (Ananas comosus (L.) Merr). Proceeding of Mulawarman Pharmaceutical Conferences, e-ISSN: 2614–4778.
Rini, A. R. S., Supartono., & Wijayanti, N. (2017). Hand Sanitizer Ekstrak Kulit Nanas sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Indonesian Journal of Chemical Science, 6(1), 61–66.
RISKESDAS. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Jakarta: Kementrian Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Setiawan, M. H., Mursiti, S., & Kusumo, E. (2016). Isolasi dan Uji Daya Antimikroba Ekstrak Kulit Nanas (Ananas comosus L. Merr). Jurnal MIPA, 39(2), 128–134.
Situmeang, S. M. F., & Sembiring, T. J. (2019). Efektivitas Hand Sanitizer dalam Membunuh Kuman. Jurnal AnLabMed, 1(1), 1–9.
Srikartika, P., Suharti, N., & Anas, E. (2016). Kemampuan Daya Hambat Bahan Aktif Beberapa Merek Dagang Hand Sanitizer terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(3), 543.
Widaryanto, E., & Azizah, N. (2018). Perspektif Tanaman Obat Berkhasiat (Peluang, Budidaya, Pengolahan Hasil dan Pemanfaatan). Malang: UB Press, 73–74.
Wiharningtyas, I., Waworuntu, O., & Juliatri. (2016). Uji Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) Ekstrak Kulit Nanas (Ananas comosus L.) terhadap Staphylococcus aureus. Jurnal Ilmiah Farmasi, 5(4), 18–25.
Yusliana., Sarwendah., Laia, H. C. G., Daely, P. J., & Chiuman, L. (2019). Uji Daya Hambat Antibakteri Air Perasan Daging Buah Nanas (Ananas comosus (L.) Merr Var. Queen) terhadap Bakteri Salmonella typhi. Scientia Journal, 8(1), 1–9.
Zulfa, E., & Mufrod. (2018). Evaluasi Karakteristik Fisika-Kimia Sediaan Krim dan Lotion Ekstrak Kulit Buah Nanas (Ananas comosus L. Merr). Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik, 15(2), 41–47.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aminah Asngad, Friska Wahyu Damayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







