Pengaruh Campuran Abu Terbang dan Kapur terhadap Daya Dukung Tanah Dasar
Keywords:
tanah dasar, lempung, abu terbang, kapur, CBR, swellingAbstract
Kinerja perkerasan jalan sangat dipengaruhi oleh kualitas material tanah dasar. Tanah lempung kurang baik digunakan sebagai tanah dasar karena mempunyai daya dukung yang rendah dan sensitif terhadap perubahan kadar air akibat curah hujan maupun genangan. Makalah ini menyajikan hasil studi laboratorium mengenai pengaruh penambahan abu terbang dan kapur terhadap tanah lempung untuk dijadikan material tanah dasar jalan perkotaan. Nilai Plastisitas dan California Bearing Ratio (CBR) digunakan sebagai indikasi peningkatan kekuatan tanah dasar pada kondisi tidak direndam dan direndam. Dalam penelitian ini dilakukan penambahan 5% kapur dan 5 – 30% abu terbang. Hasil pengujian menunjukkan nilai optimum penambahan abu terbang sebesar 25%. Uji batas Atterberg menunjukkan bahwa penambahan 5% kapur dan 25% abu terbang menurunkan indeks plastisitas tanah dari 23,60% kepada 17,72%, sehingga dapat mengurangi pengaruh air terhadap tanah. Hasil pengujian CBR menunjukkan bahwa penambahan 5% kapur dan 25% abu terbang memberikan nilai CBR tertinggi sebesar 8,27% dan nilai pengembangan terendah yaitu 0.84%.
Downloads
References
ASTM D618. 2022. Standard Specification for Coal Fly Ash and Raw or Calcited Natural Pozzolan for Use in Concrete. ASTM International: West Conshohocken, PA, USA, 2002.
ASTM D422-63. 2007. Standard Test Method for Particle-Size Analysis of Soils. ASTM International: West Conshohocken, PA, USA, 2002.
Badan Standardisasi Nasional Indonesia SNI 1742:2008. 2008. Cara Uji Kepadatan Ringan Untuk Tanah.
Badan Standardisasi Nasional Indonesia SNI 1744:2012. 2012. Metode Uji CBR Laboratorium.
Badan Standardisasi Nasional Indonesia SNI 1964:2008. 2008. Cara Uji Berat Jenis Tanah.
Badan Standardisasi Nasional Indonesia SNI 1965:2008. 2008. Cara Uji Penentuan Batas Cair untuk Tanah dan Batuan.
Badan Standardisasi Nasional Indonesia SNI 1966:2008. 2008. Cara uji Penentuan Batas Plastis dan Indeks Plastisitas Tanah.
Badan Standardisasi Nasional Indonesia SNI 3423:2008. 2008. Cara Uji Analisa Ukuran Butiran Tanah.
Badan Standardisasi Nasional Indonesia SNI 6371:2015. 2015. Tata Cara Pengklasifikasian Tanah untuk Keperluan Teknik dengan Sistem Klasifikasi Unifikasi Tanah.
Chen, Y., Cheng, J., Duan, Y., Yin, D., Dong, H. and Li, Y., 2024. Properties of Saline Soil Stabilized with Fly Ash and Modified Aeolian Sand. Case Studies in Construction Materials, 21, p.e03503.
Daneshmand, S. Gofar N. & Kassim, K.A. 2009. Surface Soil Improvement for Rainfall-Induced Failure. Proc. 5th National Conference in Civil Engineering, AWAM2009. Kuala Lumpur:436-441.
Eisazadeh, A., Kassim, K. A., & Nur, H. 2012. Solid-state NMR and FTIR Studies of Lime-Stabilized Montmorillonite and Lateritic Clays. Applied Clay Science, 67, 5-10.
Fardyansah, Y. & Gofar, N. 2020. Pengaruh Penambahan Pasir terhadap Daya Dukung Subgrade Jalan. Cantilever Jurnal Penelitian dan Kajian Bidang Teknik Sipil. 9 (2): 63 – 68.
Ghobadi, M. H., Abdilor, Y., & Babazadeh, R. 2014. Stabilization of Clay Soils Using Lime and the Effect of pH Variations on Shear Strength Parameters. Bulletin of Engineering Geology and the Environment, 73(2), 611-619.
Ibrahim, I. 2014. Stabilisasi Tanah Lempung dengan Bahan Aditif Fly-ash sebagai Lapisan Pondasi Dasar Jalan (Subgrade). PILAR Jurnal Teknik Sipil, 10(1):1-9.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 2024. Manual Desain Perkerasan Jalan No 03/M/BM/2024.
Maradani, L.S.R. and Pradhan, B., 2024. Effect of Chloride and Sulphate on Ionic Concentration of Aqueous Pore Solution and Microstructural Properties of Fly Ash-GBFS Geopolymer Concrete. Construction and Building Materials, 440, p.137422.
Murthy, V. N. S. 2002. Geotechnical Engineering: Principles And Practices of Soil Mechanics and Foundation Engineering. CRC press.
Reyes, A. & Pando, M. 2007. Evaluation of CFBC Fly Ash for Improvement of Soft Clays. Northern Kentucky: World of Coal Ash.
Sengul, T., Akray, N., & Vitosoglu, Y. 2023. Investigating The Effects of Stabilization Using Fly Ash and Polypropylene Fiber on the Properties of Highway Clay Soils, Construction & Building Materials, 400: 132590.
Shen, Z., Wei, Q., Fu, Y. and Yuan, T., 2024. Synthesization and Characterizations of Coal Fly Ash-Coffee Grounds-Based Composite as Super-Absorbent for Application in Soil. Journal of Cleaner Production, 475, p.143568.
Shi, X., Yang, P., Li, L., Geng, X., Liu, X. and Zhao, J., 2024. Strength and Microscopic Pore Structure Characterization of Cement-Fly Ash Stabilized Organic Soil Under Freeze-Thaw Cycles. Construction and Building Materials, 420, p.135635.
Utami, E.T., Tambunan, H.F., Simanjuntak, I.R.U. 2021. Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Fly Ash (Abu terbang) sebagai Upaya Peningkatan Daya Dukung Tanah Dasar. Fondasi: Jurnal Teknik Sipil, 10(1): 17-23.
Utami, G.S., & Haris, A. 2016. Analisis Pemanfaatan Kapur Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung ditinjau dari Kuat Geser. Prosiding Sem. Nas. Sains dan Teknologi Terapan Institut Teknologi Adhi Tama, Surabaya: A(1-7).
Sharif, S., Ali, K., Khan, M.A. & Sajid, M. 2025. Cost Implication of Utilizing Fly Ash and Lime for Stabilizing Clayey Soil as Subgrade for Construction of Pavement. Discover Civil Engineering 2, 160:. https://doi.org/10.1007/s44290-025-00329-2
Yesa, I.E., Satrya, T.R., and Soemitro, R.A.A. 2024. Pengaruh Stabilisasi Tanah Menggunakan Abu Terbang dan Kapur terhadap Perubahan Karakteristik Fisik, Mekanik, dan Nilai CBR serta Kadar Karbon dalam Tanah. Jurnal Pendidikan Indonesia 5(12):2145-2177.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 anggi purnamasd

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









