Analisis Variasi Agregat Halus terhadap Karakteristik Paving Block Berpori dengan Limbah Keramik
Keywords:
kuat tekan, ketahanan terhadap natrium sulfat, limbah keramik, penyerapan air, paving blockAbstract
Pengelolaan air hujan merupakan tantangan dalam industri konstruksi karena berpotensi menimbulkan genangan, banjir, dan kerusakan infrastruktur. Salah satu solusi yang dikembangkan adalah paving block berpori yang memiliki porositas tinggi sehingga memungkinkan air meresap ke dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan paving block berpori dengan memanfaatkan limbah keramik sebagai substitusi agregat kasar sebesar 20% serta mengkaji pengaruh variasi proporsi agregat halus terhadap agregat kasar, yaitu 1,5/1,5; 0,15/2,85; 0,3/2,7; 0,45/2,55; 0,6/2,4; dan 0/3. Parameter yang ditinjau meliputi kuat tekan, penyerapan air, berat jenis, dan ketahanan terhadap natrium sulfat. Metode penelitian meliputi pengujian karakteristik material, pembuatan benda uji dengan perbandingan campuran 1:3 (semen:agregat), serta pengujian laboratorium pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi 1,5/1,5 dengan substitusi 20% limbah keramik menghasilkan kuat tekan dan ketahanan terhadap natrium sulfat terbaik, sedangkan variasi 0,15/2,85 menghasilkan nilai penyerapan air tertinggi. Pemanfaatan limbah keramik terbukti meningkatkan performa paving block berpori meskipun menyebabkan penurunan berat jenis.
Downloads
References
ACI Committee 201. 2016. Guide to Durable Concrete.
ACI Committee 522. 2010. ACI 522R-10: Report on Pervious Concrete.
Aldi Setiawan, Saifuddin, M., & Maulana, R.A. 2023. Pemanfaatan Limbah Pecahan Keramik dan Kapur Sebagai Bahan Pengganti Sebagian Semen pada Produksi Paving Blok Ditinjau dari Nilai Kuat Tekan dan Penyerapan Air. Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil, 6(1), pp. 54–59. Available at: https://doi.org/10.25139/jprs.v6i1.5680.
Astanto, M.M. dkk. 2022. Kuat Tekan dan Kuat Lentur Paving Block Berpori Menggunakan Limbah Botol Plastik Tipe Polyethylene Terephtalate. in Prosiding Sentrinov 2022 - Engineering Science. Balikpapan: Indonesian Society of Applied Science (ISAS), pp. 351–358.
BSN. 1996. SNI 03-0691-1996 tentang Persyaratan Mutu Bata Beton (Paving Block). Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
BSN. 2008. SNI 1970-2008 tentang Cara Uji Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Halus. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Deo, O., & Neithalath, N. 2010. Compressive Behavior of Pervious Concretes and A Quantification of The Influence of Random Pore Structure Features. Materials Science and Engineering: A, 528(1), pp. 402–412. Available at: https://doi.org/10.1016/j.msea.2010.09.024.
Handayani, N.K. & Trisnawan, N.A., 2023. Pemanfaatan Steel Slag sebagai Substitusi Agregat Kasar pada Pembuatan Beton HVFA-SCC Tahan Serangan Sulfat. Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil, 16(2), pp.79-87. Available at: https://doi.org/10.23917/dts.v16i2.23273.
Hidayat, A.M. & Prasetyaningtiyas, G.A., 2023. Evaluation of Pavement Condition Based on the Value of Surface Distress Index and Pavement Condition Index on the Road Section of Gedong Tataan-Kedondong, Pesawaran. Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil, 16(2), pp.68-78. Available at: https://doi.org/10.23917/dts.v16i2.23271.
Hidayat, N.A., Herlina, N. & Nursani, R. 2021. Analisa Karakteristik Kuat Tekan Beton Fc’25 MPa dengan Menggunakan Bahan Tambah Gula Merah. Akselerasi: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 3(1), pp. 1–11.
Mulyati & Putra, E.H. 2021. Pengaruh Penggunaan Limbah Keramik, Serbuk Arang Briket dan Sikacim Concrete Additive Terhadap Kuat Tekan Beton Normal. Ensiklopedia of Journal, 3(2), pp. 219–228. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.33559/eoj.v3i2.639.
Rifai, A.L., Arnandha, Y. & Rakhmawati, A. 2019. Pemanfaatan Limbah Keramik Sebagai Campuran Pembuatan Paving Block. Jurnal Rekayasa Infrastruktur Sipil, 1(1), pp. 1–4. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.31002/.v1i1.2223.
Rosbi & Makrifa, A.I. 2023. Pemanfaatan Limbah Keramik sebagai Pengganti Sebagian Agregat Kasar untuk Beton Terhadap Absorpsi, Kuat Tekan, dan Kuat Tarik Belah. Jurnal Handasah, 3(1), pp. 1–10.
Schaefer, V.R. & Wang, K., 2006. Mix Design Development For Pervious Concrete In Cold Weather Climates (No. 2006-01). Iowa. Dept. of Transportation. Highway Division.
Suhendra, Yamali, F.R. & Ningfuri, T. 2014. Karakteristik Material Bahan Konstruksi di Beberapa Lokasi dalam Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 14(4), pp. 145–152.
Suhudi, K.A., Ainurahman & Purnama, A. 2023. Penelitian Pasir dari Sungai Brantas Desa Padangan Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung. Jurnal Daktilitas, 2(2), pp. 67–83. Available at: https://doi.org/10.36563/daktilitas.v2i2.704.
Sultan, M.A., Tata, A. & Wanda, A. 2020. Penggunaan Limbah Plastik PP Sebagai Bahan Pengikat Pada Campuran Paving Block. Siklus : Jurnal Teknik Sipil, 6(2), pp. 95–102. Available at: https://doi.org/10.31849/siklus.v6i2.4552.
Tennis, P.D., Leming, M.L. & Akers, D.J. 2004. Pervious Concrete Pavements. EB302 ed. Maryland: Portland Cement Association.
Wei, W., Zhang, Y. & Kong, L., 2025. Study on The Effect of Thermal-Oxygen Aging on The Adhesion Properties of Waste Rubber Powder Modified Asphalt Aggregate Based on Surface Free Energy Theory. Materials and Technology, 59(6), pp.811-822.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rajendra Bayu Pradana, Ni Komang Ayu Agustini, Putu Aryastana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









