PEMANFAATAN TEKNOLOGI SEBAGAI STRATEGI BRANDING DAN PEMASARAN PRODUK PESANTREN DI PONDOK PESANTREN MUHAMMAD AL-FATIH SUKOHARJO
Keywords:
teknologi, branding, pemasaran produk, santri, kewirausahaanAbstract
Pondok Pesantren (Ponpes) Muhammad Al-Fatih dengan di Kartasuro Kabupaten Sukoharjo merupakan ponpes yang mengkombinasikan pendidikan formal, pendidikan agama dan kewirausahaan. Selain itu Ponpes Muhammad Al-Fatih Sukoharjo merupakan lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran keagamaan, tetapi juga berupaya mengembangkan kemandirian ekonomi melalui berbagai produk hasil karya santri dan unit usaha pesantren. Karena banyak santri berasal dari kalangan yatim piatu dan dhuafa, pesantren berkomitmen membekali mereka dengan keterampilan kewirausahaan dan berbagai keahlian untuk siap terjun ke masyarakat. Salah satu tindakan nyata yang dilakukan adalah memasukkan kewirausahaan kedalam kurikulum pondok. Kegiatan kewirausahaan tidak hanya berupa teori di kelas namun diwujudkan langsung dalam pembuatan usaha santri. Produk yang dihasilkan mencakup makanan olahan seperti minuman susu kedelai, susu kedelai bubuk, produk herbal seperti jamu herbal, sabun herbal serta produk minyak wangi. Tetapi Produk hasil pondok pesatren masih dipasarkan secara manual door to door dan belum ada mereknya. Oleh karena itu, kami dari Tim pengabdian mengadakan kegiatan pengabdian dengan mengembangkan digital marketing melalui pemanfaatan teknologi menjadi solusi strategis bagi pesantren untuk meningkatkan branding, memperluas pasar, dan meningkatkan omzet. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan membekali santri dan pengelola pesantren dengan keterampilan digital agar produk mereka lebih dikenal dan kompetitif. Kegiatan pada pengabdian ini adalah pelatihan santri tentang konsep branding produk, pelatihan pembuatan desain produk dan video pemasaran, serta pelatihan pengelolaan website kepada pengurus pondok pesatren muhammad al fatih. Setelah kegiatan ini dilaksanakan, kemudian dilakukan evaluasi untuk mengukur peningkatan pemahaman dan skil santri ponpes Muhammad Al Fatih di bidang branding dan desan produk. Evaluasi dilakukan dengan mengedarkan kuisioaner sebelum pelatihan dan sesudah pelatihan. Hasil dari quisoner didapatkan ketrampilan peserta pelatihan meningkat dengan hasil presentasi 90%. selain itu evaluasi juga dilakukan terhadap pengembangan teknologi informasi pada Ponpes Muhammad Al Fatih. Evaluasi dilakukan dengan melakukan diskusi dengan pengelola dan disimpulkan bahwa pengembangan teknologi dapat membantu proses komunikasi dan pengenalann kegiatan dan pengenalan produk santri di ponpes Muhammad Al Fatih Sukoharjo
Downloads
References
[1] Muhadi, “Pengembangan kewirausahaan pondok
pesantren,” pp. 63–79.
[2] D. Sulistianingsih, “Penanaman Jiwa Kewirausahaan
Bagi Santri,” J. Pengabdi. Huk. Indones. (Indonesian J.
Leg. Community Engag. JPHI, vol. 2, no. 1, pp. 30–38,
2019.
[3] S. Jazil, M. Fahmi, S. A. Prasetia, M. Faizin, and M.
Sholihuddin, “Pesantren dan Pengembangan
Ekonomi dalam Perspektif Maqashid Al-Shari’ah,” J.
Pendidik. Agama Islam (Journal Islam. Educ. Stud., vol.
9, no. 1, pp. 83–102, 2021.
[4] A. I. Candra, H. Hendy, H. Pratikto, A. Gunarto, and S.
Sumargono, “Digital Marketing untuk Kewirausahaan
Pesantren di Masa Pandemi COVID-19,” Wikrama
Parahita J. Pengabdi. Masy., vol. 5, no. 1, pp. 1–6,
2021, doi: 10.30656/jpmwp.v5i1.2586.
[5] R. Assagaf, N. Khodijah, and M. Nazarudin,
“Kepemimpinan Kewirausahaan Pondok Pesantren
dari Sisi Perempuan,” Stud. Manag., vol. 3, no. 1, pp.
1–12, 1970, doi:
10.19109/studiamanageria.v3i1.6705.
[6] N. Nur Annisa and A. Salsabila, “Branding Produk
Sebagai Upaya Optimalisasi Pemasaran Produk Gula
Merah,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Nusant., vol. 5, no. 2,
pp. 2268–2273, 2024, doi:
10.55338/jpkmn.v5i2.3153.
[7] A. S. H. S. Riyadi, “Penggunaan Web Sebagai Salah
Satu Pendukung Strategi Pemasaran Produk Oleh
Perusahaan Kusuma Agro Industri Batu,” J. Adm.
Bisnis S1 Univ. Brawijaya, vol. 5, no. 2, p. 76459, 2018.
[8] N. P. M. C. T. Dewi, “Peran Website Sebagai Media
Komunikasi Pemasaran Startup Digital Pada
Perusahaan Quora,” 2022.
[9] J. F. Panjalu, R. S. Muslikhah, and T. L. W. Utami,
“Pemasaran Digital untuk Branding dalam
Pengembangan UMKM di Indonesia,” J. Inform.
Komputer, Bisnis dan Manaj., vol. 22, no. 1, pp. 69
79, 2024, doi: 10.61805/fahma.v22i1.109.
[10] T. Rizaldi and H. A. Putranto, “Penerapan Digital
Marketing Sebagai Strategi,” Semin. Nas. Has. Penelit.
dan Pengabdi. Masyrakat, vol. 2, no. 11, pp. 56–59,
2018.
[11] E. Nurlailah and K. R. Nova Wardani, “Perancangan
Website Sebagai Media Informasi Dan Promosi Oleh
Oleh Khas Kota Pagaralam,” JIPI (Jurnal Ilm. Penelit.
dan Pembelajaran Inform., vol. 8, no. 4, pp. 1175
1185, 2023, doi: 10.29100/jipi.v8i4.4006.
[12] I. C. U. Muhammad halim maimun, Kussudyarsana,
Huda Kurnia Maulana, Ahmada Aulia Rahman,
“Pemanfaatan Digital Marketing pada pondok
pesantren Al-Qur;an Ath-Thohiriyah
Muhammadiyah,” vol. 3, no. 1, p. 6, 2022.
[13] P. S. Hasugian, “Perancangan Website Sebagai Media
Promosi,” J. Inform. Pelita Nusant., vol. 3, no. 1, pp.
82–86, 2018.
[14] S. Wijaya, “Pentingnya Pelatihan Dan Pengembangan
Dalam Menciptakan Kinerja Karyawan Di Era Digital,”
Analisis, vol. 13, no. 1, pp. 106–118, 2023, doi:
10.37478/als.v13i1.2523.
[15] I. C. Utomo, D. Priyawati, N. I. Abas, K. R. Ummah, L.
P. S. Riani, and S. Rokhmah, “Pelatihan Penggunaan
Aplikasi Point Of Sales (POS) Pada Toko Plastik di
Bumdes Desa Ngarum,” Abdi Teknoyasa, vol. 5, no. 1,
pp. 282–286, 2024, doi:
10.23917/abditeknoyasa.v5i1.5680.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ihsan Cahyo Utomo, Arif Surya Kusuma, Muhammad Randhy Kurniawan, Reisya Rahmadani , Ghurrotun Niswah Kafi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










