“CERIA” (Cerdaskan, Edukatif, Ramah Lingkungan, Inovatif, dan Aplikatif) : Environmental Education for PKK through Recycling Used Cooking Oil into Soap and Candles in Mergasana, Kertanegara, Purbalingga Regency
DOI:
https://doi.org/10.23917/warta.v29i2.17622Keywords:
environmental education, aromatherapy candles, used cooking oil, soapAbstract
The increasing consumption of cooking oil in Indonesia has led to a substantial rise in waste cooking oil generated from households. Improper disposal of this waste contributes to environmental pollution, including water contamination, drainage blockage, and ecosystem disruption. However, waste cooking oil has the potential to be recycled into environmentally friendly and economically valuable products such as soap and candles. Therefore, community-based environmental education is essential to improve both awareness and practical skills in waste management. This community service program aimed to enhance environmental awareness and practical skills among PKK women in Mergasana Village, Purbalingga, through the CERIA program (Cerdaskan, Edukatif, Ramah Lingkungan, Inovatif, dan Aplikatif). The program was implemented through socialization, demonstrations, and hands-on training in processing waste cooking oil into soap and candles. Data were collected using pre-test and post-test assessments across seven evaluation indicators, including environmental awareness, knowledge of raw materials, procedural understanding, and economic value of recycled products. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge and skills. The average pre-test score was 32.57%, increasing to 88.00% in the post-test. The average improvement reached 55.43%. Based on specific indicators, participants’ understanding of the dangers of waste cooking oil increased from 35% to 92%, while awareness of its environmental impact improved from 40% to 90%. Knowledge of soap-making materials increased from 30% to 88%, and understanding of soap production steps rose from 28% to 85%. Similarly, knowledge of candle-making materials improved from 32% to 86%, while understanding of candle production steps increased from 25% to 84%. Awareness of the economic value of recycled products also improved from 38% to 91%. In conclusion, the CERIA program was effective in improving environmental awareness, practical skills, and entrepreneurial insight among PKK women in Mergasana Village. The results indicate that community-based training can significantly enhance knowledge and encourage sustainable waste cooking oil management. Further collaboration with local stakeholders is recommended to ensure program sustainability and wider implementation.
Downloads
References
Cahyani, K. I., Sari, N. M., & Pratiwi, A. R. (2024). Pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun antibakteri dengan ekstrak sereh, kunyit, dan lemon. Scientica: Jurnal Sains dan Teknologi, 3(1), 45–53. https://jurnal.kolibi.org/index.php/scientica/article/view/3974
Dimala, C. P. (2023). Community-based environmental education in sustainable development. Journal of Environmental Studies, 5(2), 89–95.
Husnayaen, H., Putri, D. N., & Fauzi, M. (2022). Pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci batangan dan lilin aromaterapi. Bumi Lestari Journal of Environment, 22(1), 25–34. https://ojs.unud.ac.id/index.php/blje/article/view/86889
Rosyid, S. A., Hidayati, L., & Fathurrahman, A. (2023). Pembuatan sabun dan lilin dari minyak jelantah: solusi limbah dapur dan home industry. Jurnal Krida Cendekia, 2(1), 55–63. https://kridacendekia.com/index.php/jkc/article/view/131
Sembiring, Z., Astuti, D., & Marlina, R. (2023). Realisasi prinsip green chemistry dalam pengolahan minyak jelantah menjadi sabun dan lilin. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat TABIKPUN, 4(1), 77–85. https://tabikpun.fmipa.unila.ac.id/index.php/jpkm_tp/article/view/93
Sudrajat, S. (2023). Formulasi dan evaluasi sabun transparan berbahan baku minyak jelantah. Jurnal Buana Farma, 2(3), 15–24. https://journal.ubpkarawang.ac.id/mahasiswa/index.php/buanafarma/article/view/165
Sufi, C. A., Mulyani, R., & Prasetyo, D. (2023). Inovasi pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun cair antibakteri. Blend Sains Jurnal Teknik, 2(1), 33–41. https://jurnal.ilmubersama.com/index.php/blendsains/article/view/299
Susilawaty, A., Ibrahim, H., & Ugi, N. T. (2017). Pemanfaatan minyak jelantah sebagai sabun antiseptik dengan daun cengkeh. Jurnal Higiene, 3(1), 11–18. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/higiene/article/view/2759
Mardiana, R., & Solehah, S. (2020). Pemanfaatan lidah buaya sebagai bahan tambahan antiseptik pada sabun berbasis minyak jelantah. Jurnal Teknologi Lingkungan, 21(2), 101–109.
Wahyuni, D., Rahmawati, I., & Setiawan, B. (2021). Edukasi pengelolaan limbah rumah tangga berbasis masyarakat untuk meningkatkan kepedulian lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(4), 210–218.
Yuliana, N., Fitriani, A., & Kurniawan, H. (2024). Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jurnal Abdimas Berdaya, 5(1), 66–74.
Zulfikar, M., Prasetyo, A., & Lestari, D. (2022). Pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi produk ramah lingkungan berbasis ekonomi kreatif. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 120–128.
Aisyah, L. S., Yun, Y. F., Yuliana, T., Widianingsih, S., & Nurhabibah. (2020). Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dalam pemanfaatan limbah minyak jelantah. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 1(2), 98–103.
Wardani, D. T. K., Saptutyningsih, E., & Fitri, S. A. (2021). Ekonomi kreatif: Pemanfaatan limbah jelantah untuk pembuatan lilin aromaterapi. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat, 2020, 166–172. https://doi.org/10.18196/ppm.32.224
Ratnawati, B., Andik, S. D. S., & Sayekti, A. (2021). Pemberdayaan masyarakat mengolah minyak jelantah di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor untuk menjaga kelestarian lingkungan. SENYUM BOYOLALI, 2(2), 45–49. https://doi.org/10.36596/sb.v2i2.723
Septriyanti, I., Putri, A. M., Herman, H., & Sari, Y. (2021). Sabun cair ekonomis dengan pemanfaatan limbah minyak jelantah. Jurnal Kimia Mulawarman, 19(1), 1–7. https://doi.org/10.30872/jkm.v19i1.927
Mahmudah, R., & Shofiah, N. (2023). From waste to wealth: A novel approach for empowering society through recycling used cooking oil into soap. Journal of Community Service and Empowerment, 4(2), 257–264. https://doi.org/10.22219/jcse.v4i2.25816
Destiana, I. D., Suciati, F., Triastuti, D., et al. (2024). Peningkatan keterampilan masyarakat Desa Belendung dalam pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.54082/jippm.349
Saepuloh, A., & Rizki, M. (2024). Lilin aromaterapi dari minyak jelantah sebagai solusi kreatif dalam pengelolaan limbah minyak. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat, 4, 306–311. https://doi.org/10.52188/psnpm.v4i-.955
Susilowati, E., Luthfiyani, F., Murjono, H. H., et al. (2024). Pemanfaatan minyak jelantah dalam pembuatan lilin aromaterapi. Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 334–342.
Kuntariningsih, A., Samtono, S., & Maryani, T. (2024). Pemanfaatan minyak jelantah sebagai lilin aromaterapi dalam rangka mengatasi ketidakstabilan ekonomi. Kolaborasi: Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat, 2(2), 42–51. https://doi.org/10.62383/kolaborasi.v2i2.134
Shofiah, N., Siswanto, H. M., Maulani, N. R., & Wicaksono, S. S. (2025). Empowering communities through the sustainable transformation of used cooking oil waste into aromatherapy candles: A holistic approach to waste management. Journal of Community Service and Empowerment, 6(1). https://doi.org/10.22219/jcse.v6i1.34459
Busalim, F., Rimantho, D., & Syafitri, A. (2023). Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Limbah Minyak Jelantah di Pesantren Quran Wanita Al Hikmah Bogor. JANATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 30–37.
Azimah, A., Sarah, M., Fadhlina, D., Thoyyibah, W., Nurhaliza, N., Novianti, I., & Maulana, I. (2025). Inovasi Peduli Lingkungan dengan Mengolah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi yang Bernilai Ekonomi. Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2).
Firlaely, N. S. D., Fertansyah, A. A., Putri, A. D., & Budiwitjaksono, G. S. (2024). Pemanfaatan Minyak Jelantah Dalam Pembuatan Lilin Aromaterapi di Kelurahan Gebang Putih Kota Surabaya. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 2(5).
Azwin, A., Prastyaningsih, S. R., Yelmiza, Y., & Herru, Y. D. N. (2024). Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Bahan Alternatif Pembuatan Lilin Aromaterapi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(9), 3988–3994.
Mardiani, I. N., Khoniamelia, A., Fiqtiannisa, A., et al. (2024). Zero Waste: Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Desa Simpangan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(7), 2512–2518.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Warta LPM

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















