The Relationship Between Sleep Patterns and Junk-Food Consumption and Nutritional Status Among Kindergarten Children in Makassar
DOI:
https://doi.org/10.23917/jk.v19i2.8665Keywords:
Kindergarten children, junk food, sleep patterns, nutritional statusAbstract
Pendahuluan: Status gizi anak-anak di Indonesia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang ditandai dengan tingginya angka malnutrisi. Faktor-faktor yang memengaruhi gizi anak antara lain pola tidur yang tidak teratur dan tingginya konsumsi makanan cepat saji (junk food). Penelitian ini mengkaji hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan status gizi anak taman kanak-kanak di Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang melibatkan 151 anak taman kanak-kanak dari lima wilayah di Kota Makassar. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pola tidur Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), kuesioner frekuensi konsumsi junk food (Food Frequency Questionnaire/FFQ), serta pengukuran status gizi berdasarkan indeks berat badan menurut tinggi badan (BB/TB). Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola tidur (p = 0,008) dan konsumsi junk food (p = 0,014) dengan status gizi anak. Anak dengan pola tidur yang memadai umumnya memiliki status gizi yang lebih baik, sedangkan kualitas tidur yang buruk berkorelasi dengan status gizi yang lebih buruk. Durasi tidur yang singkat dapat mengganggu pengaturan nafsu makan melalui perubahan hormonal pada ghrelin dan leptin, yang berdampak pada kesehatan gizi. Meskipun konsumsi junk food berkaitan dengan status gizi, hal ini bukan satu-satunya penentu malnutrisi, karena keseimbangan asupan makanan secara keseluruhan juga berperan penting. Kesimpulan: Temuan ini menyoroti bahwa pola tidur dan konsumsi junk food merupakan faktor krusial dalam menjaga status gizi anak usia dini, yang mengindikasikan bahwa penerapan pola tidur teratur dan pengendalian asupan junk food dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.
Introduction: The nutritional status of children in Indonesia presents a public health issue, characterized by high malnutrition rates. Factors affecting children's nutrition include irregular sleep patterns and high junk food intake. This study investigates the correlation between these factors and the nutritional status of kindergarten children in Makassar. Method: This study used a cross-sectional design involving 151 kindergarten children from five areas in Makassar City. Data collection was carried out through the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sleep pattern questionnaire, the Food Frequency Questionnaire (FFQ) junk food consumption frequency questionnaire, as well as measuring nutritional status based on the weight for height (WFH) index. Data analysis used the Chi-Square test. Results: The study results indicate a significant relationship between sleep patterns (p = 0.008) and junk food consumption (p = 0.014) with children's nutritional status. Children with adequate sleep generally exhibit better nutritional status, whereas poor sleep correlates with poorer status. Short sleep duration may disrupt appetite regulation through hormonal changes in ghrelin and leptin, impacting nutritional health. While junk food consumption relates to nutritional status, it is not solely indicative of malnutrition, as overall food intake balance also plays a role. Conclusion: These findings highlight that sleep patterns and junk food consumption are crucial factors in maintaining the nutritional status of young children, suggesting that establishing regular sleep and controlling junk food intake can support optimal growth and development.
Downloads
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nabilah Salsabila Adnan, Andi Alifia Ayu Delima, Andi Sitti Rahma, Destya Maulani, Abdul Syatar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










