Evaluation of The Dynamics of Active Family Planning Program Participant Coverage as A Bkkbn Program Performance Indicator: A Comparative Analysis of Three Districts in Lampung Province (2020–2024)

Authors

  • Khorina Fatin Bilqis Universitas Lampung
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/jk.v19i2.16532

Keywords:

Contraceptive use, Lampung Province, regional disparities, reproductive health, trend analysis

Abstract

Pendahuluan: Keluarga berencana melalui penggunaan kontrasepsi modern tetap menjadi strategi kesehatan masyarakat yang penting untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak sekaligus mengendalikan pertumbuhan penduduk. Meskipun Indonesia telah mencapai cakupan kontrasepsi yang relatif tinggi secara nasional, kesenjangan antarwilayah masih terjadi; hal ini mencerminkan perbedaan dalam pelaksanaan program, aksesibilitas layanan, dan kapasitas sistem kesehatan daerah. Oleh karena itu, memahami tren regional sangat penting untuk mengevaluasi kinerja program dan mendukung perumusan kebijakan berbasis bukti. Studi ini bertujuan untuk menganalisis tren penggunaan kontrasepsi di kalangan wanita kawin usia subur (15–49 tahun) di Kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji, Provinsi Lampung, selama periode 2020–2024. Metode: Studi deskriptif kuantitatif ini menggunakan data sekunder dari publikasi *Lampung dalam Angka 2025* yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung. Indikator utama yang dianalisis adalah persentase wanita berstatus kawin berusia 15–49 tahun yang menggunakan kontrasepsi. Analisis komparatif dilakukan untuk mengkaji perbedaan besaran dan pola perubahan di ketiga kabupaten tersebut. Hasil: Temuan menunjukkan adanya tren regional yang beragam. Tulang Bawang menunjukkan peningkatan paling konsisten, naik dari 63,36% pada tahun 2020 menjadi 68,71% pada tahun 2024, yang mencerminkan peningkatan kumulatif sebesar 5,35 poin persentase. Tulang Bawang Barat menunjukkan tren yang fluktuatif namun mencatat peningkatan keseluruhan sebesar 4,08 poin persentase. Mesuji mengalami penurunan tajam pada tahun 2021, diikuti oleh pemulihan bertahap hingga mencapai 69,41% pada tahun 2024, sedikit di atas angka dasar tahun 2020. Kesimpulan: Temuan ini menyoroti perlunya strategi yang berkelanjutan dan spesifik sesuai konteks wilayah untuk mendorong peningkatan penggunaan kontrasepsi secara merata di berbagai daerah.

 

Introduction: Family planning through modern contraceptive use remains an important public health strategy for improving maternal and child health outcomes while managing population growth. Although Indonesia has achieved relatively high contraceptive coverage nationally, disparities persist across regions, reflecting differences in program implementation, service accessibility, and local health system capacity. Therefore, understanding regional trends is essential for evaluating program performance and supporting evidence-based policymaking. This study aimed to analyze trends in contraceptive use among married women of reproductive age (15–49 years) in Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, and Mesuji, Lampung Province, from 2020 to 2024. Method: This quantitative descriptive study used secondary data from Lampung in Figures 2025, published by the Central Statistics Agency (BPS) of Lampung Province. The primary indicator analyzed was the percentage of currently married women aged 15–49 years who were using contraception. Comparative analysis was conducted to examine differences in the magnitude and patterns of change across the three regencies. Results: The findings indicated heterogeneous regional trends. Tulang Bawang showed the most consistent increase, rising from 63.36% in 2020 to 68.71% in 2024, representing a cumulative increase of 5.35 percentage points. Tulang Bawang Barat showed fluctuating trends but an overall increase of 4.08 percentage points. Mesuji experienced a sharp decline in 2021, followed by gradual recovery, reaching 69.41% in 2024, slightly above its 2020 baseline. Conclusion: These findings highlight the need for context-specific and sustainable strategies to promote equitable increases in contraceptive use across regions.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Submitted

2026-03-02

Accepted

2026-09-03

Published

2026-09-03

How to Cite

Bilqis, K. F. (2026). Evaluation of The Dynamics of Active Family Planning Program Participant Coverage as A Bkkbn Program Performance Indicator: A Comparative Analysis of Three Districts in Lampung Province (2020–2024) . Jurnal Kesehatan, 19(2), 174–183. https://doi.org/10.23917/jk.v19i2.16532