Analysis of the Implementation of Preconception Services for Women of Productive Age in Supporting Toddler Nutrition Intervention Policies in Barru Regency
DOI:
https://doi.org/10.23917/jk.v19i2.14145Keywords:
Preconception, Nutrition, Health PolicyAbstract
Pendahuluan: Malnutrisi pada perempuan usia produktif, khususnya pada calon ibu yang sedang mempersiapkan kehamilan, merupakan penyebab utama morbiditas, mortalitas, dan luaran kelahiran yang buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pengaruh aspek prakonsepsi pada perempuan usia produktif dalam mendukung kebijakan intervensi gizi balita. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel sebanyak 95 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dan simultan dari variabel skrining kesehatan dan gizi, akses terhadap mikronutrien esensial, perawatan khusus bagi perempuan berisiko, serta konseling pola makan dan gaya hidup; nilai F-hitung tercatat sebesar 3,445 dengan nilai signifikansi 0,011. Kesimpulan: Diperlukan peningkatan kesadaran bagi perempuan untuk merencanakan kehamilan sejak masa remaja dan usia produktif, bukan hanya setelah menikah. Penelitian ini dapat menjadi landasan bagi penelitian selanjutnya yang berfokus pada pengembangan dan pengujian intervensi berbasis kebijakan. Penelitian semacam itu diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai status gizi prakonsepsi, pengetahuan, sikap, perilaku, dan akses terhadap layanan kesehatan—serta faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan perempuan usia reproduksi dalam mempersiapkan kehamilan yang sehat—sehingga memperkuat kebijakan untuk mempercepat penurunan stunting dan masalah gizi melalui pendekatan siklus hidup, sekaligus mendukung penguatan layanan kesehatan primer yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Introduction: Malnutrition in women of productive age, especially in mothers preparing for pregnancy, is a major cause of morbidity, mortality, and adverse birth outcomes. The purpose of this study was to understand the influence of preconception in women of productive age in supporting toddler nutrition intervention policies. Method: The research method used was a quantitative study with a sample of 95 people using purposive sampling techniques. The analysis test was carried out using linear regression analysis. Results: The results showed a significant and simultaneous influence on the variables of health and nutrition screening, access to essential micronutrients, special care for at-risk women, and diet and lifestyle counseling, where the Fcount was 3.445 with a significance value of 0.011. Conclusion: It is necessary to increase awareness for women to plan pregnancy from adolescence and productive age, not only when they are married. This study can serve as a foundation for future research focused on developing and testing policy-based interventions. Such research is expected to provide insights into the preconception nutritional status, knowledge, attitudes, behaviors, and access to healthcare services—as well as the factors influencing the readiness of women of reproductive age to prepare for a healthy pregnancy—thereby strengthening policies to accelerate the reduction of stunting and nutritional issues through a life-cycle approach, while also supporting the reinforcement of integrated and sustainable primary healthcare services.
Downloads
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurul Hikmah Baharuddin, Ayu Puspitasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










