Meneguhkan Pendidikan Demokratis dan Multikultural untuk Membangun Karakter Inklusif Peserta Didik di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.23917/iseedu.v10i1.15140Keywords:
pendidikan demokrasi, pendidikan multikultural, karakter inklusif, toleransi, kurikulum merdekaAbstract
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keragaman budaya, agama, etnis, dan bahasa yang sangat luas. Keberagaman tersebut menjadi kekayaan nasional, tetapi juga menimbulkan tantangan dalam mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis dan demokratis. Pendidikan memiliki peran sentral dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, empati, dan partisipasi aktif sebagai fondasi masyarakat demokratis. Artikel ini bertujuan untuk menelaah keterkaitan antara pendidikan demokrasi dan pendidikan multikultural dalam membentuk karakter inklusif peserta didik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (literature review) dengan menelaah hasil-hasil penelitian nasional dan internasional periode 2020–2024. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi hubungan konseptual, praktik implementasi di sekolah, serta tantangan dalam penerapan nilai-nilai demokrasi dan multikultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai demokrasi dan multikulturalisme dalam sistem pendidikan dapat memperkuat sikap toleran, empati sosial, serta kemampuan reflektif siswa. Penerapan pendidikan demokratis berbasis multikultural juga terbukti relevan dengan arah kebijakan pendidikan nasional seperti Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila. Artikel ini menegaskan bahwa kolaborasi antara guru, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembentukan karakter inklusif peserta didik di era masyarakat majemuk.
Downloads
References
Alam, L., Maimun, A., Iqbal, M., Utsany, R., & Alam, M. (2025). Negotiating Ethnic and Religious Identities: Indonesian Chinese Muslims in Sharī’ah Compliant Business. Ijtihad: Jurnal Wacana Hukum Islam Dan Kemanusiaan, 25(1), 29–54. https://doi.org/10.18326/ijtihad.v25i1.29-54
Cathrin, S., & Wikandaru, R. (2023). Establishing multicultural society: Problems and issues of multicultural education in Indonesia. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 20(1 SE-Original Research Article), 145–155. https://doi.org/10.21831/jc.v20i1.59744
Dewi, I. G. A. T. P., Lasmawan, I. W., & Kertih, I. W. (2024). Implementasi pendidikan multikultural melalui pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 4(12 SE-Articles), 26. https://doi.org/10.17977/um065.v4.i12.2024.26
Dong, B., A, R., Han, L., & Chang, A. (2026). Spatiotemporal Evolution, Resilience, and Sustainable Driving Mechanisms of Tourist Attractions in Ecologically Fragile Areas: A Case Study of Inner Mongolia, China (2005–2023). Sustainability (Switzerland), 18(9). https://doi.org/10.3390/su18094477
Fadhila Az Zahra, & Dea Nabila. (2024). Pendidikan Demokrasi Sebagai Alat Penguat Kebhinekaan Dan Toleransi Di Sekolah. JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA, 2(4 SE-), 157–168. https://doi.org/10.61722/jipm.v2i4.259
Faiz, A. B. D. K., Zulfahmi, A. R., & Awaka, M. Q. (2025). From Qibla Deviation to Social Cohesion: The Construction of Minority Fiqh at the Great Mosque of Makale, Tana Toraja. Journal of Islamic Law, 6(2), 317–337. https://doi.org/10.24260/jil.v6i2.4066
Indrapangastuti, D. (2014). PRAKTEK DAN PROBLEMATIK PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI SMK. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 2(1 SE-Articles). https://doi.org/10.21831/jppfa.v2i1.2614
Lin, W., Wang, T., & Wu, X. (2026). Industrial Wastewater Discharge and Disease Incidence in China: A Spatial Analysis of Public Health and Sustainable Development Implications. Sustainability (Switzerland), 18(7). https://doi.org/10.3390/su18073262
Maharani, R. A. M. (2019). Strategi Pemenangan Pasangan Calon Herman Deru Dan Mawardi Yahya Pada Pilkada Sumatera Selatan Tahun 2018. Jurnal Studi Sosial Dan Politik, Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Studi
Sosial dan Politik, 17–27. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jssp/article/view/4065/2577
Masulloa, Y. A. G., Melob, S. N., Macielc, D. S., Palaciod, T. G., & Iorise, A. A. R. (2026). Governance for Urban Land Regularization in Western Maranhão, Brazil. Journal of Latin American Geography, 24(1), 112–140. https://doi.org/10.1353/lag.2025.a962803
McLaren, H., Jones, M., & Patmisari, E. (2023). Multicultural Quality of Life: experiences of a South Australian Muslim community amid the COVID-19 pandemic. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 13(1), 57–84. https://doi.org/10.18326/ijims.v13i1.57-84
Moșteanu, N. R. (2026). REGIONAL DEVELOPMENT UNDER DIGITAL TRANSITION: FINTECH, GEOPOLITICAL SHOCKS, AND SUSTAINABILITY IN EASTERN EUROPE. Romanian Journal of Regional Science, 20(1), 79–97. https://doi.org/10.61225/rjrs.2026.04
Munguia, N., Pulgarin Herrera, A. G., Falcon Perez, C. J., Anaya Eredias, C., & Velazquez, L. (2026). Citizen Science for Sustainable Tourism Governance in a Mexican Coastal Community. Sustainability (Switzerland), 18(5). https://doi.org/10.3390/su18052200
Ningsih, A. Y. (2023). PERBEDAAN GAYA KEPEMIMPINAN MANTAN GUBERNUR DKI JAKARTA : BASUKI TJAHAJA PURNAMA (AHOK) VS ANIES BASWEDAN. Jurnal Kepemimpinan Dan Pengurusan Sekolah, Vol. 8
No. 3 (2023): September, 188–194. https://ejurnal.stkip-pessel.ac.id/index.php/kp/article/view/12/6
Ridwanulloh, M. U., Huda, R. P. R., Maslahah, H. M., & Surur, A. M. (2024). Implementasi Strategi Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 9(2 SE-Artikel), 93–102. https://doi.org/10.24269/jpk.v9i2.9037
Sadono, M. Y., & Masruri, M. S. (2014). KEEFEKTIFAN VCT DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN NILAI NASIONALISME, DEMOKRASI, DAN MULTIKULTURAL. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 1(1 SE-Articles). https://doi.org/10.21831/hsjpi.v1i1.2429
Setiawan, A., Purnomo, P., Marzuki, M., Charismana, D. S., & Zaman, A. R. B. (2024). The implementation of tolerance values through multicultural education program. Jurnal Civics: Media Kajian
Kewarganegaraan, 21(2 SE-Original Research Article), 332–341. https://doi.org/10.21831/jc.v21i2.71337
Sudrajat, S. (2014). REVITALISASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 2(1 SE-Articles). https://doi.org/10.21831/jppfa.v2i1.2620
Susilo, D. P., Fadilah, L., & Daroini, R. (2024). Implementasi Pendidikan Hak Asasi Manusia Melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3 SE-Articles), 9. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.471
Tiara, M. S. W., & Bahtiar, A. (2024). Exploring Multicultural Family Dynamics: An Analysis of Family Dysfunction in Mochtar Lubis’s Senja di Jakarta. Jurnal Gramatika, 10(1), 20–36. https://doi.org/10.22202/jg.2024.v10i1.8010
Utami, A. N. F., Saputra, A. N., Fariaty, C. N., Kusmin, A. F., Rahimallah, M. T. A., & Lawelai, H. (2026). Multi-level governance readiness and regional policy capacity in supporting Indonesia’s new capital development. Frontiers in Political Science, 8. https://doi.org/10.3389/fpos.2026.1758903
Valiyeva, N. C. (2022). THE ACTIVITIES OF THE HEYDAR ALIYEV FOUNDATION FOR THE SAKE OF A MODERN MULTICULTURAL AND HEALTHY SOCIETY’S DEVELOPMENT. Scientific Work, 16(9), 7–14. https://doi.org/10.36719/2663-4619/82/7-14
Wahyu Ningtyas, D. (2024). PERAN GURU DALAM PENDIDIKAN MULTIKULTURAL UNTUK MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK DI ERA SOCIETY 5.0. Jurnal MIPA Dan Pembelajarannya, 4(3 SE-Articles), 3. https://doi.org/10.17977/um067v4i32024p3














