Covid-19 dan Efisiensi Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)

Authors

  • Kurniasari Dwi Pratiwi Universitas Sebelas Maret
    Indonesia
  • Djuminah Universitas Sebelas Maret
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/dayasaing.v27i2.12039

Keywords:

Digitalisasi Perbankan, BOPO, COVID-19, Efisiensi Operasional

Abstract

Transformasi digital dan pandemi COVID-19 merupakan dua fenomena besar yang secara bersamaan membentuk ulang lanskap industri perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi perbankan—yang diproksikan melalui nilai transaksi dan jumlah pengguna—serta pandemi COVID-19 terhadap efisiensi operasional bank, yang diukur menggunakan rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Data yang digunakan merupakan data panel sekunder dari 40 bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017–2023, dengan total 78 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan uji asumsi klasik sebagai pendukung validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, nilai transaksi, jumlah pengguna, dan variabel dummy COVID-19 berpengaruh signifikan terhadap BOPO. Namun secara parsial, tidak ada variabel yang berpengaruh signifikan pada taraf signifikansi 5%. Variabel jumlah pengguna memiliki pengaruh negatif yang mendekati signifikan, menunjukkan bahwa peningkatan pengguna digital cenderung meningkatkan efisiensi operasional. Uji beda dengan paired sample t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada nilai BOPO sebelum dan sesudah pandemi COVID-19. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun digitalisasi dan pandemi menjadi faktor penting dalam transformasi perbankan, pengaruhnya terhadap efisiensi operasional masih belum signifikan secara statistik dalam jangka pendek.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-qeisi, K., & Hegazy, A. (2015). Consumer Online Behaviour : A perspective on Internet Banking Usage in Three Non-Western Countries. Procedia Economics and Finance, 23(October 2014), 386–390. https://doi.org/10.1016/S2212- 5671(15)00347-0

Alnemer, H. A. (2022). Determinants of digital banking adoption in the Kingdom of Saudi Arabia : A technology acceptance model approach. Digital Business, 2(2), 100037. https://doi.org/10.1016/j.digbus.2022.100037

Lee, M. (2009). Electronic Commerce Research and Applications Factors influencing the adoption of internet banking : An integration of TAM and TPB with perceived risk and perceived benefit. Electronic Commerce Research and Applications, 8(3), 130–141. https://doi.org/10.1016/j.elerap.2008.11.006

Naidu, P. J., & Charan, J. L. (2022). COVID-19 AND THE ACCELERATION OF DIGITAL BANKING IN INDIA : 3, 126–135. Richard Glavee-Geo, Aijaz Ahmed Shaikh, H. K. (2015). Article information: International

Journal of Bank Marketing. https://doi.org/10.1108/IJBM-09-2015- 0142

Sullivan, V. S., & Widoatmodjo, S. (2021). Kinerja Keuangan Bank Sebelum Dan Selama Pandemi (COVID – 19). Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan, 3(1), 257. https://doi.org/10.24912/jmk.v3i1.11319

Jolaiya, O. F. (2024). Effect of Electronic Fraud on the Financial Performance of Banks in Nigeria. Asian Journal of Economics, Business and Accounting, 24(4), 80–92. https://doi.org/10.9734/ajeba/2024/v24i41266

Lolemo, S. E., & Pandya, H. (2024). THE IMPACT OF DIGITAL BANKING ON CUSTOMER SATISFACTION AND LOYALTY IN COMMERCIAL BANKS : A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW. May. https://doi.org/10.62737/v8exrn15

Susanto, P. C., Arini, D. U., Yuntina, L., Soehaditama, J. P., & Nuraeni, N. (2024). Konsep penelitian kuantitatif: Populasi, sampel, dan analisis data (sebuah tinjauan pustaka). Jurnal Ilmu Multidisplin, 3(1), 1-12.

Downloads

Submitted

2025-07-19

Accepted

2025-12-16

Published

2025-12-31

How to Cite

Pratiwi, K. D., & Djuminah. (2025). Covid-19 dan Efisiensi Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Jurnal Manajemen Dayasaing, 27(2), 64–72. https://doi.org/10.23917/dayasaing.v27i2.12039