Optimalisasi GERMAS dalam Pencegahan Stunting di Desa Rejosari Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo

Authors

  • Fitria Hayu Palupi Prodi D3 Kebidanan, STIKes Mitra Husada Karanganyar
  • Siskana Dewi Rosita Prodi D3 Kebidanan, STIKes Mitra Husada Karanganyar
  • Gipfel Remedina Prodi D3 Kebidanan, STIKes Mitra Husada Karanganyar

DOI:

https://doi.org/10.23917/abdigeomedisains.v1i2.203

Keywords:

GERMAS , stunting , kader, STBM

Abstract

Hasil Rikesdas 2018 di Indonesia mencapai 30,8 persen balita stunting. Itu dapat dikatakan setiap 3 atau 4 balita terdapat satu anak Indonesia mengalami stunting. Dengan melakukan kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), maka masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat sebagai bagian dari perilaku masyarakat sehingga masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan dengan penerapan perilaku hidup sehat dan penerapan STBM 5 Pilar maka gerakan masyarakat ini juga sangat mendukung upaya penurunan stunting. Gerakan masyarakat sebagai bagian dari strategi yang dapat digunakan agar masyarakat ikut peduli dalam penanganan stunting. Melalui program gerakan masyarakat (germas), terdapat 7 langkah germas yang menjadi panduan dalam menjalani pola hidup yang lebih sehat. Kader posyandu adalah garda depan pelayanan dan sebagai penggerak masyarakat, maka dengan diakadan refresing kader tentang optimasilasi GERMAS dalam pencegahan stunting, kader dapat turut serta dalam promosi, preventif pencegahan stunting. Pengabdian masyarakat ini ini menggunakan metode yang berfukos edukasi pada kader kesehatan yang dikemas dalam mini seminar dalam  peningkatan pengetahuan kader tentang stunting dan kegiatan germas, penerapan STBM 5 Pilar dalam kehidupan sehari hari, sehingga kader dapat melakukan deteksi dini kejadian stunting dan masyarakat tergugah untuk melakukan hidup sehat sesuai dengan anjuran pemerintah dalam gerakan masyarakat

Published

2021-01-28

Issue

Section

Articles